Travel adalah pergerakan orang antaraLL lokasi geografis yang relatif
jauh, dan dapat melibatkan perjalanan dengan berjalan kaki, sepeda, mobil, kereta api, kapal, pesawat,
atau cara lain, dengan atau tanpa bagasi, dan dapat menjadi salah satu
cara atau round trip. Travel juga dapat mencakup menginap yang relatif
singkat.
Asal usul kata “travel” yang paling mungkin hilang dari sejarah.
Istilah “travel” mungkin berasal dari kata Prancis Lama “penderitaan”.
Menurut kamus Merriam Webster, penggunaan pertama yang diketahui dari
perjalanan kata berada di abad ke-14. Ini juga menyatakan bahwa kata
berasal dari Inggris Pertengahan travailen, travelen (yang berarti
menyiksa, tenaga kerja, berusaha, perjalanan) dan sebelumnya dari Old
French travailler (yang berarti bekerja keras, kerja keras).
Dalam bahasa Inggris kita masih kadang-kadang menggunakan kata-kata
penderitaan dan kerja keras, yang berarti perjuangan. Menurut Simon
Winchester dalam bukunya Tales The Best Travellers ‘(2004), kata-kata
perjalanan dan penderitaan keduanya berbagi akar yang lebih kuno:
instrumen Romawi penyiksaan disebut tripalium (dalam bahasa Latin
berarti “tiga taruhannya”, seperti di atas menusuk). Link ini menarik
mengingat kesulitan ekstrim perjalanan di zaman kuno. Juga perhatikan
konotasi menyiksa kata “travailler.” Hari ini, perjalanan mungkin atau
tidak mungkin jauh lebih mudah tergantung pada tujuan yang Anda pilih
(yaitu, Mt. Everest, hutan hujan Amazon), bagaimana Anda berencana untuk
sampai ke sana (bus, kapal pesiar, atau gerobak sapi), dan apakah Anda
memutuskan untuk “kasar (lihat pariwisata ekstrim dan perjalanan
petualangan).” Ada perbedaan besar antara hanya menjadi turis dan
menjadi seorang musafir dunia sejati, “catatan perjalanan penulis
Michael Kasum.
FLORES TIMUR
Sabtu, 12 November 2016
DESTINASI WISATA DI DKI JAKARTA
Tempat Wisata Di Jakarta: 18 Yang Harus Dikunjungi!
Daftar Tempat Wisata Di Jakarta Dan Sekitarnya

1.Ancol
Nah ini tempat wisata di Jakarta yang sudah terkenal seantero Indonesia, Ancol. Ancol ini terdapat di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Di kawasan ini terdapat banyak hotel murahnya yang bisa kamu kunjungi saat berlibur ke Jakarta. Ancol sendiri terkenal dengan pantainya, setiap weekend banyak orang dateng kesini, selain udara pantai di pagi hari yang sejuk, banyak hal yang bisa dilakuin disini. Di Ancol ada 5 pantai yang cukup indah buat kamu datengin. Di antaranya yaitu, Pantai Indah, Pantai Elok, Pantai Festival, Pantai Ria, dan Pantai Carnival Beach Club. Selain taman dan pantai, juga ada danau yang bernama Danau Impian, dengan panjangnya yang sekitar 5 km loh 🙂2.Dufan
Dunia Fantasi atau yang lebih dikenal Dufan juga masih berlokasi di Taman Impian Jaya Ancol. Tempat wisata di Jakarta yang satu ini di buka untuk umum pertama kali pada tanggal 29 Agustus tahun 1986. Objek wisata disini itu sebuah theme park, banyak banget wahana berteknologi tinggi yang bisa kamu coba disini seperti Tornado, Kora-Kora, Histeria dan masih banyak lagi. Dufan juga merupakan hiburan outdoor terbesar yang ada di Indonesia loh 😀3.Gelanggang Samudra
Gelanggang Samudra juga masih ada di kawasan Ancol. Disini kamu bisa nikmatin yang namanya edutainment theme park, pengunjung dikasih pengalaman supaya bisa kenal lebih deket sama aneka satwa kaya anjing laut, paus putih, lumba-lumba dan masih banyak lagi. Selain itu kamu juga bisa ngeliat banyak pertunjukan hewan yang lucu-lucu 😀4.Pasar Seni
Pasar Seni adalah pusat kegiatan seni serta kerajinan di Jakarta, tempat wisata di Jakarta yang satu ini banyak didatengin sama kolektor seni. Disini kamu juga bisa dapetin inspirasi dan wawasan tentang seni. Tempat wisata ini adalah wujud nyata kepedulian dari Ancol atas para seniman yang berbakat. Pasar Seni di lengkapi Galeri Pameran, Toko Cinderamata, dan Panggung Pertunjukkan loh.5.Pelabuhan Marina
Marina berlokasi di Jakarta Utara yang merupakan sebuah dermaga kapal pesiar bergaya kosmopolitan pertama dan yang terlengkap di Indonesia. Marina di rancang untuk tempat kapal pesiar berbagai ukuran berlabuh. Marina juga berfungsi untuk pusat olahraga laut misalnya wind surfing, ski air, diving, sailing, dan juga merupakan pelabuhan kapal pesiar yang menuju Kepulauan Seribu.6.Pulau Bidadari
Pulau Bidadari merupakan sebuah pulau bagi kalangan menengah yang ada di Kepulauan Seribu. Buat yang mau ke tempat wisata di Jakarta ini, kamu harus menempuh waktu kurang lebih 20 menit dari Marina. Objek wisata tersebut memiliki 49 cottages, dengan 23 unit tipe deluxe, 3 unit tipe suite yang memiliki sarana olahraga, 20 unit tipe family, 3 unit tipe family suite, 2 aula serba guna, bar, restoran dan toko cinderamata. Di sini kamu juga bisa berenang sama lumba-lumba, wah asik 😮7.Atlantis Water Adventure
Beda dengan objek wisata Dufan yang punya macam wahana darat yang menyenangkan, seru dan menegangkan. Atlantis menjadi tempat buat kamu yang mau liburan wahana air. Atlantis mempunyai fasilitas Crazy Highest Longest Slide, 13 jenis permainan dan 8 kolam utama
8.Ocean Ecopark
Namanya mungkin udah gak asing lagi nih, karena kawasan ini sering banget buat di gunakan untuk ngadain konser maupun party artis-artis lokal maupun luar negeri. Nah buat yang suka mancing, Ocean Ecopark baru meluncurkan sebuah program terbaru yang bernama Ecofishing, cuma dengan membayar tiket Rp. 25.000, kamu udah bisa memancing sekaligus dapat joran dan umpan 😀
9.Pulau Tidung
Pulau Tidung merupakan salah satu pulau yang ada di Kepulauan Seribu. Pulau ini udah jadi destinasi wisata terkenal buat warga Jakarta dan sekitarnya. Selain murah dan cara menuju pulau tidung mudah dijangkau, disini juga punya pantai yang masih bersih daripada Ancol. Di Pulau Tidung kamu juga bisa bersantai di bawah pohon yang rindang atau di saung, berjemur, melihat sunrise, melihat sunset, dan nikmatin permainan air yang udah ada disana seperti, Jetski, Angsa Laut, Banana Boat, dan Cano.10.Gedung Arsip Nasional
Gedung Arsip Nasional atau Bangunan Arsip Nasional juga merupakan sebuah tempat wisata di Jakarta yang banyak di kunjungi. Bangunan tersebut punya sejarah yang panjang. Tempat ini merupakan saksi sejarah tentang perjalanan dari bangsa Indonesia. Semula, tempat tersebut menjadi tempat kediaman Gubernur Jenderal VOC yang bernama Reiner de Klerk.11.Monumen Lengkong
Monument Lengkong berbentuk tembok yang berwarna gelap, bidangnya agak melengkung, tingginya lebih dari 2 meter yang tulisannya berwarna keemasan. Tulisan pada Monumen tersebut berisikan tentang catatan sejarah singkat adanya peristiwa Lengkong, dan nama-nama dari orang yang gugur dalam kejadian tersebut. Tempat wisata di Jakarta tersebut cuma di pergunakan setahun sekali saat adanya acara peringatan peristiwa Lengkong setiap tanggal 25 Januari.12.Kebun Binatang Ragunan
Nah buat kamu yang mau wisata fauna di Jakarta, kamu bisa datengin Ragunan. Ragunan merupakan nama sebuah kebun binatang yang berlokasi di daerah Ragunan, Jakarta Selatan. Kebun binatang Ragunan punya luas 140 hektar. Ragunan didirikan tahun 1864 dan didalamnya ada banyak banget koleksi hewan yang terdiri dari 4040 spesimen dan 295 spesies. Oh ya, Ragunan pernah mengalami penutupan selama 3 minggu saat tanggal 19 September tahun 2005 loh karena ada beberapa hewan di dalamnya terinfeksi flu burung, tapi gak lama kemudian di buka kembali saat 11 Oktober tahun 2005.13.Jembatan Kota Intan
Jembatan Kota Intan adalah salah satu jembatan yang berlokasi di sudut Ibu Kota Jakarta yang panjangnya mencapai 30 meter serta mempunyai lebar 4,43 meter, sering kali jadi objek wisata di kota tua Jakarta. Jembatan ini juga sering buat dijadikan tempat berbagai macam kegiatan, dari wisata observasi budaya bernilai sejarah, serta lokasi untuk pengambilan gambar foto para fotografer, bahkan saat ini banyak yang mengambil foto pre-wedding di jembatan Kota Intan loh 😛 Tempat wisata di Jakarta tersebut dibangun pada tahun 1628.14.Museum Fatahillah Jakarta
Museum fatahillah adalah salah satu dari banyak tempat wisata di Jakarta bersejarah yang wajib kamu kunjungi. Museum ini ada di Jakarta Barat tepatnya di Jalan Taman Fatahillah yang bernomor 2. Museum ini juga dikenal dengan nama Museum Sejarah Jakarta atau Museum Batavia. Museum fatahillah ini punya luas 1300 meter persegi di bangun tahun 1707 sampai 1710.15.Museum Bank Indonesia
Museum Bank Indonesia merupakan wisata edukatif yang ada di depan persis stasiun kota, tepatnya di Jl Pintu Besar, Jakarta Barat. Museum ini punya tempat yang nyaman, selain ada AC serta interior yang cantik, museum ini juga menyediakan informasi sistem keuangan yang ada di Negara Indonesia sejak masa Hindia Belanda. Museum ini ngasih gambaran peranan Bank Indonesia di tanah air. Banyak banget wisatawan lokal dan luar negeri yang dateng kesini. Selain informatif juga bersih, jadi dijamin kamu yang dateng bakal betah melihat saksi sejarah dari perjalanan Bank Indonesia.16.Museum Wayang
Museum wayang punya peninggalan wayang yang beragam dari zaman ke zaman. Dulunya museum wayang merupakan sebuah gereja tua yang di dirikan oleh VOC. Di museum ini, kamu bisa lihat banyak wayang yang terbuat dari bahan kulit dan juga kayu. Jumlah wayang yang tersimpan totalnya ada sekitar 4000 buah. Di antaranya ada wayang kulit, wayang golek, wayang kardus, wayang topeng, wayang janur dan masih banyak lagi.17.Gedung Kesenian Jakarta
Tempat wisata di Jakarta yang satu ini merupakan bangunan yang tua peninggalan pemerintah Belanda yang sampai sekarang masih berdiri dengan kokoh di Kota Jakarta. Gedung tersebut adalah tempat para seniman yang ada di seluruh Nusantara dalam mempertunjukkan hasil seninya, seperti teater, drama, sastra, film, dan lain sebagainya. Gedung kesenian punya bangunan yang bergaya neo renaissance. Di bangun pada tahun 1821 di Weltevreden yang ketika itu di kenal dengan Theater Schouwburg Weltevreden.
18.Monas
Kalau ini siapa yang gak kenal? 😀 Yup Monas yang merupakan ikonnya kota Jakarta. Tempat wisata di Jakarta ini tiap hari sering dikunjungi banyak orang, selain gampang diakses juga jadi tempat wisata yang murah di Jakarta.Nah itu dia 18 Tempat Wisata di Jakarta yang bisa kamu datengin satu-satu, selain kunjungi tempat wisata jangan lupa mampir juga ke berbagai restoran enak di Jakarta. Yang punya rekomendasi tempat tambahan, silahkan tinggalkan di kolom komentar ya 😀 Akhir kata, selamat jalan-jalan & Merci beaucoup!.
AKPINDO(Akademi Pariwisata Indonesia)
1.Sejarah Akademi Pariwisata Indonesia (AKPINDO)
Akademi Pariwisata Indonesia ( AKPINDO ) Jakarta yang bernaung dibawah Yayasan Lembaga Bina
Pendidikan Pariwisata ( YLBPP ) telah berdiri sejak tahun 1967.
Namun dalam perjalanan sejarahnya, Akademi ini dirintis pendiriannya dan
diasuh pada mulanya oleh Yayasan Bina Dharma hingga tahun 1983
Tahun 1983, Yayasan Bina Dharma sepenuhnya menyerahkan AKPINDO kepada YLBPP, berhubung pendiri utama Bapak Rachmat Mulia, SH pada waktu itu kesehatannya kurang baik. Beliau menyerahkan kepemimpinan Yayasan kepada generasi penerus, yaitu beberapa alumni AKPINDO untuk mengembangkan dan membina AKPINDO sesuai dengan cita-cita beliau dan tujuan pendirian AKPINDO.
Semenjak itu AKPINDO terus menata diri dan berkembang. Lulusannya sampai sekarang ini cukup banyak tersebar di seluruh wilayah tanah air, bahkan ada yang bekerja di luar negeri. Mereka bekerja di industri perhotelan, penerbangan, perusahaan perjalanan, dan kantor-kantor pemerintahaan, seperti Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata dan Dinas-Dinas Pariwisata Daerah, dan instansi-instansi yang terkait. Bahkan ada pula beberapa yang berwiraswasta dalam bidang usaha yang ada kaitannya dengan pariwisata.
Metode siap kerja dijadikan prinsip pokok dalam penyelenggaraan pendidikan di AKPINDO, sebagai salah satu pendidikan pengemban tugas menyiapkan tenaga-tenaga kerja yang terampil dan terdidik. Selain itu, AKPINDO selalu berupaya agar materi yang diajarkan dan perlatihannya benar-benar dikaitkan ( relevan ) dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya industri pariwisata Indonesia.
Akademi Pariwisata Indonesia yang mendapat predikat sebagai pelopor pendidikan Kepariwisataan di Indonesia telah mendapatkan kepercayaan dari industri pariwisata, seperti hotel, biro perjalanan dan lain-lain. Berkat hasil kepercayaan tersebut diatas, AKPINDO tidak mengalami hambatan dalam menempatkan mahasiswanya untuk melakukan praktek kerja ( on the job training ) dan penelitian di industri-industri pariwisata, di kantor-kantor pemerintah dan swasta, yang berkaitan dengan pariwisata, baik di Jakarta maupun kota-kota lainya
Tahun 1983, Yayasan Bina Dharma sepenuhnya menyerahkan AKPINDO kepada YLBPP, berhubung pendiri utama Bapak Rachmat Mulia, SH pada waktu itu kesehatannya kurang baik. Beliau menyerahkan kepemimpinan Yayasan kepada generasi penerus, yaitu beberapa alumni AKPINDO untuk mengembangkan dan membina AKPINDO sesuai dengan cita-cita beliau dan tujuan pendirian AKPINDO.
Semenjak itu AKPINDO terus menata diri dan berkembang. Lulusannya sampai sekarang ini cukup banyak tersebar di seluruh wilayah tanah air, bahkan ada yang bekerja di luar negeri. Mereka bekerja di industri perhotelan, penerbangan, perusahaan perjalanan, dan kantor-kantor pemerintahaan, seperti Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata dan Dinas-Dinas Pariwisata Daerah, dan instansi-instansi yang terkait. Bahkan ada pula beberapa yang berwiraswasta dalam bidang usaha yang ada kaitannya dengan pariwisata.
Metode siap kerja dijadikan prinsip pokok dalam penyelenggaraan pendidikan di AKPINDO, sebagai salah satu pendidikan pengemban tugas menyiapkan tenaga-tenaga kerja yang terampil dan terdidik. Selain itu, AKPINDO selalu berupaya agar materi yang diajarkan dan perlatihannya benar-benar dikaitkan ( relevan ) dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya industri pariwisata Indonesia.
Akademi Pariwisata Indonesia yang mendapat predikat sebagai pelopor pendidikan Kepariwisataan di Indonesia telah mendapatkan kepercayaan dari industri pariwisata, seperti hotel, biro perjalanan dan lain-lain. Berkat hasil kepercayaan tersebut diatas, AKPINDO tidak mengalami hambatan dalam menempatkan mahasiswanya untuk melakukan praktek kerja ( on the job training ) dan penelitian di industri-industri pariwisata, di kantor-kantor pemerintah dan swasta, yang berkaitan dengan pariwisata, baik di Jakarta maupun kota-kota lainya
2.Visi dan Misi Akademi Pariwisata Indonesia (AKPINDO)
VISI
Menjadi perguruan tinggi pariwisata pilihan utama di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi dan mampu bersaing di kancah regional serta globalMISI
- Melaksanakan proses belajar mengajar bermutu dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi sehingga menghasilkan lulusan berkualitas, berjiwa wirausaha dan relevan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan di bidang pariwisata.
- Memberdayakan mahasiswa untuk target kelulusan tepat waktu dengan memberikan pelayanan yang baik dari seluruh sivitas akademika.
- Melaksanakan pengabdian masyarakat dengan memberikan kontribusi yang bersifat konkrit dan langsung dirasakan manfaatnya dalam waktu singkat.
- Merekrut SDM yang bermutu dan membinanya melalui kegiatan pendidikan, pelatihan dan penelitian,
serta memberikan penghargaan sesuai prestasi kerjanya.
3.Struktur Organisasi Akademi Pariwisata Indonesia (AKPINDO)
Direktur : M. Arsyad, S.Sos, M.M.
Pembantu Direktur I : Drs. Mufti Nugroho, M.M., M.Par Pembantu Direktur II : Pembantu Direktur III : Rudhi Achmadi, S.S., M.par Chief Executive Public Relation & Marketing : Nasrullah, S.Sos Management Representative : Dr. P. Silitonga, MBA Kajur Perhotelan : Roy Daniel Samboh, S.E., M.Si. Kajur Usaha Wisata : Lenny Yusrini, S.E., M.Si. Koordinator Program Diploma Satu : Heru Prijanto, S.Ip., M.Par Sekjur Perhotelan : Priyanto, S.E., M.M Koordinator Praktek Usaha Wisata : Nova Eviana, S.S. Koordinator Praktek Front Office : Satrio Pamungkas, M.Pd. Koordinator Praktek House Keeping : Satrio Pamungkas, M.Pd. Koordinator Praktek Food Product & Pastry : Drs. Paryoto, M.M., M.Par Kaur. Adm. Akademik : Setyo Widiarto, S.E. Kaur. Adm. Keuangan : Widyaningsih, S.E. Kaur. Adm. Penjadwalan : Dewi Irianti, B.Sc. Kepala Perpustakaan : Soerjanto, S.E. Koordinator Keamanan : Tugiman
4.Kerjasama
INSTANSI PEMERINTAH
1. Departemen Pendidikan Nasional
2. Departemen Kebudayaan & Pariwisata
3. Direktorat Pendidikan Tinggi
4. Kopertis Wilayah III
ORGANISASI PROFESI
1. PHRI
2. ASITA
3. HILDIKTIPARI
4. HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia)
PERUSAHAAN PENUNJANG PROFESI
1. PT. Eastern Pearl Flour Mills
2. PT. SAP Instant
3. PT. ABACUS
4. PT. AMADEUS Indonesia
HOTEL
1. Hotel Indonesia
2. Hotel Mulia Senayan
3. Hotel Shangrila
4. Hotel Crown Plaza
5. Hotel J.W. Marriott
6. Hotel Intercontinental Mid Plaza
7. Hotel Grand Hyatt
8. Hotel Sheraton Media
9. Hotel Ciputra
10. Hotel Sari Pan Pacific
11. Hotel Kartika Chandra
12. Hotel Angsana Bintan
13. Hotel Batam
14. dll.
AIRLINE
1. Garuda Indonesia Airlines
2. Mandala Airlines
3. Bouraq Airlines
4. Merpati Airlines
5. Lion Airlines
6. Cathay Pacific Airlines
7. Malaysia Airlines
8. Egypt Airlines
DESTINASI WISATA DI LARANTUKA,FLORES TIMUR
Ngomongin Indonesia Timur seperti Larantuka, Flores, Nusa Tenggara
Timur memang nggak ada habis-habisnya. Selain penasaran seperti apa
keindahan di Larantuka, berikut ini Idnusantara berbagi kepada Anda
tempat wisata yang wajib dikunjungi di Larantuka. Minimnya informasi
tentang Larantuka, membuat daerah ini jarang dilirik wisatawan. Untuk
itu dengan tulisan ini diharapkan dunia tahu tentang Larantuka serta
isinya terutama destinasi wisatanya.
Larantuka merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Kabupaten ini berada di tepi danau dan menjadi salah satu kota pelabuhan. Larantuka sendiri terdiri dari dua pulau yaitu Pulau Solor dan Pulau Adonara. Larantuka juga dikenal sebagai Kota Religi bagi umat Nasrani. Setiap tahun Larantuka selalu ramai oleh para peziarah yang datang terutama saat perayaan Paskah bagi umat Nasrani. Meskipun mayoritas penduduknya beragama Nasrani namun kerukunan dan toleransi beragamanya selalu dijunjung tinggi oleh penduduk setempat.
#1. Taman Doa Mater Dolorosa, Larantuka
Taman doa ini berada di pinggir pantai, di Jalan Basuki Rachmat. Di taman ini terdapat 12 bangunan berbentuk rumah mini berjajar di sepanjang bibir pantai. Setiap bangunan terdapat pahatan gambar berwarna emas yang menceritakan Prosesi Jalan Salib. Di ujung sebelah utara terdapat sebuah patung besar berwarna putih menghadap altar dengan tulisan Mater Dolorosa (artinya Bunda Dukacita). Patung itu menggambarkan Bunda Maria yang sedang duduk sambil memangku Yesus dengan raut wajah yang sedih.
Di seberang jalan, berdiri sebuah kapel (gereja kecil) dengan arsitektur bangunan yang cantik dan menarik, yang tak lain adalah Kapel Tuan Ana. Nun jauh di belakang kapel, berdiri menjulang Gunung Ile Mandiri yang saat itu puincaknya tertutup awan. Taman Doa Mater Dolorosa beserta Kapel Tuan Ana ini merupakan salah satu ikon (landmark) kota Larantuka. Tak heran kalau tempat ini selalu menjadi tujuan utama sekaligus objek foto favorit para turis yang berkunjung ke Larantuka.
#2. Danau Asmara, Larantuka
Seperti amanya yang terdengar indah dan romantis, membuat penasaran tentang danau Asmara. Sayangnya, danau tersebut letaknya cukup jauh dari Larantuka dan jalan menuju ke sana sebagian besar rusak. Jalan menuju Danau Asmara Danau Asmara terbentuk akibat letusan Gunung Sodoberawao Kobanara pada tahun 400 - 500 SM. Danau ini berada di bagian kepala naga Pulau Flores, tepatnya di Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga. Jaraknya sekitar 45 km dari pusat kota Larantuka. Karena sebagian besar jalannya rusak, jarak yang hanya 45 km tersebut harus ditempuh selama 2 jam lebih berkendara. Namun, perjuangan berat menuju Danau Asmara akan terbayar lunas begitu sampai di sana.
Mata kita akan dimanjakan oleh danau berbentuk oval, dengan diameter sekitar 500 meter dan kedalaman sekitar 20 meter. Air danau yang tenan, pepohonan yang hijau di sekeliling danau, dan kicauan burung yang bersahutan membuat suasana terasa damai dan menenteramkan. Danau Asmara yang tenang dan indah Sebenarnya nama asli Danau Asmara adalah Danau Waibelen ini. Namun, danau cantik ini lebih dikenal dengan nama Danau Asmara karena konon ada kisah asmara nan tragis yang pernah terjadi di sana.
Menurut penduduk setempat, dulu ada sepasang kekasih yang nekad bunuh diri di danau ini karena cinta mereka tidak direstui oleh orang tua mereka. Kemudian, jasad mereka menjadi sepasang buaya putih yang menjadi penghuni tetap Danau Asmara hingga kini. Kedua buaya tersebut tidak akan menampakkan diri kepada pengunjung. Mereka hanya akan menampakkan diri jika dipanggil dengan upacara adat, dengan serangkaian ritual khusus yang dipimpin tetua adat setempat.
#3. Pantai Weri, Larantuka
Pantai Weri Berada di ujung timur Pulau Flores, membuat Larantuka memiliki banyak pantai cantik. Salah satunya adalah pantai Weri yang berada tak jauh dari pusat kota. Pantai Weri merupakan pantai kebanggaan Warga Larantuka. Pantai ini berpasir putih kekuningan dengan air laut yang bening. Meski berada di kota, pantai Weri cukup bersih dan indah.
Tak ada sampah yang berserakan di pantai ini sehingga membuat pengunjung nyaman. Selain itu, pantai Weri juga masih sangat alami. Tak ada kafe, restoran atapun warung makan di sekitar pantai. Aktivitas yang bisa kita lakukan di pantai Weri adalah berenang, berjemur, bermain pasir atau sekedar bermalas-malasan di tepi pantai sambil membaca buku. Dari pantai ini, kita juga bisa melihat Pulau Adonara di sebelah timur. Bila ingin melihat panorama matahari terbit (sunrise), pantai Weri merupakan lokasi yang tepat karena menghadap ke timur.
#4. Pantai Kaliwuru, Larantuka
Pantai ini berada di desa Kawaliwu, kecamatan Lewolema. Jaraknya sekitar 20 km dari pusat kota Larantuka. Panorama di pantai Kawaliwu tergolong biasa saja. Di salah satu sudut pantai dihiasi batu-batu besar sementara di bagian lain dihiasi pasir hitam dan kerikil-kerikil kecil yang menghampar luas. Berbeda dengan pantai Weri yang menghadap ke timur, pantai Kawaliwu menghadap ke barat sehingga cocok untuk melihat panorama matahari terbenam (sunset).
Pantai Kawaliwu dengan batu-batu berserakan yang membuatnya semakin eksotis Selain hamparan kerikil dan batu-batu besar, ada satu keunikan yang membuat pantai Kawaliwu jadi istimewa. Tak lain adalah adanya sumber air panas di pinggir pantai. Dengan menggali lubang di antara kerikil-kerikil di tepi pantai, maka akan keluar mata air panas yang mengandung belerang.
Larantuka merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Kabupaten ini berada di tepi danau dan menjadi salah satu kota pelabuhan. Larantuka sendiri terdiri dari dua pulau yaitu Pulau Solor dan Pulau Adonara. Larantuka juga dikenal sebagai Kota Religi bagi umat Nasrani. Setiap tahun Larantuka selalu ramai oleh para peziarah yang datang terutama saat perayaan Paskah bagi umat Nasrani. Meskipun mayoritas penduduknya beragama Nasrani namun kerukunan dan toleransi beragamanya selalu dijunjung tinggi oleh penduduk setempat.
#1. Taman Doa Mater Dolorosa, Larantuka
Taman doa ini berada di pinggir pantai, di Jalan Basuki Rachmat. Di taman ini terdapat 12 bangunan berbentuk rumah mini berjajar di sepanjang bibir pantai. Setiap bangunan terdapat pahatan gambar berwarna emas yang menceritakan Prosesi Jalan Salib. Di ujung sebelah utara terdapat sebuah patung besar berwarna putih menghadap altar dengan tulisan Mater Dolorosa (artinya Bunda Dukacita). Patung itu menggambarkan Bunda Maria yang sedang duduk sambil memangku Yesus dengan raut wajah yang sedih.
Di seberang jalan, berdiri sebuah kapel (gereja kecil) dengan arsitektur bangunan yang cantik dan menarik, yang tak lain adalah Kapel Tuan Ana. Nun jauh di belakang kapel, berdiri menjulang Gunung Ile Mandiri yang saat itu puincaknya tertutup awan. Taman Doa Mater Dolorosa beserta Kapel Tuan Ana ini merupakan salah satu ikon (landmark) kota Larantuka. Tak heran kalau tempat ini selalu menjadi tujuan utama sekaligus objek foto favorit para turis yang berkunjung ke Larantuka.
#2. Danau Asmara, Larantuka
Seperti amanya yang terdengar indah dan romantis, membuat penasaran tentang danau Asmara. Sayangnya, danau tersebut letaknya cukup jauh dari Larantuka dan jalan menuju ke sana sebagian besar rusak. Jalan menuju Danau Asmara Danau Asmara terbentuk akibat letusan Gunung Sodoberawao Kobanara pada tahun 400 - 500 SM. Danau ini berada di bagian kepala naga Pulau Flores, tepatnya di Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga. Jaraknya sekitar 45 km dari pusat kota Larantuka. Karena sebagian besar jalannya rusak, jarak yang hanya 45 km tersebut harus ditempuh selama 2 jam lebih berkendara. Namun, perjuangan berat menuju Danau Asmara akan terbayar lunas begitu sampai di sana.
Mata kita akan dimanjakan oleh danau berbentuk oval, dengan diameter sekitar 500 meter dan kedalaman sekitar 20 meter. Air danau yang tenan, pepohonan yang hijau di sekeliling danau, dan kicauan burung yang bersahutan membuat suasana terasa damai dan menenteramkan. Danau Asmara yang tenang dan indah Sebenarnya nama asli Danau Asmara adalah Danau Waibelen ini. Namun, danau cantik ini lebih dikenal dengan nama Danau Asmara karena konon ada kisah asmara nan tragis yang pernah terjadi di sana.
Menurut penduduk setempat, dulu ada sepasang kekasih yang nekad bunuh diri di danau ini karena cinta mereka tidak direstui oleh orang tua mereka. Kemudian, jasad mereka menjadi sepasang buaya putih yang menjadi penghuni tetap Danau Asmara hingga kini. Kedua buaya tersebut tidak akan menampakkan diri kepada pengunjung. Mereka hanya akan menampakkan diri jika dipanggil dengan upacara adat, dengan serangkaian ritual khusus yang dipimpin tetua adat setempat.
#3. Pantai Weri, Larantuka
Pantai Weri Berada di ujung timur Pulau Flores, membuat Larantuka memiliki banyak pantai cantik. Salah satunya adalah pantai Weri yang berada tak jauh dari pusat kota. Pantai Weri merupakan pantai kebanggaan Warga Larantuka. Pantai ini berpasir putih kekuningan dengan air laut yang bening. Meski berada di kota, pantai Weri cukup bersih dan indah.
Tak ada sampah yang berserakan di pantai ini sehingga membuat pengunjung nyaman. Selain itu, pantai Weri juga masih sangat alami. Tak ada kafe, restoran atapun warung makan di sekitar pantai. Aktivitas yang bisa kita lakukan di pantai Weri adalah berenang, berjemur, bermain pasir atau sekedar bermalas-malasan di tepi pantai sambil membaca buku. Dari pantai ini, kita juga bisa melihat Pulau Adonara di sebelah timur. Bila ingin melihat panorama matahari terbit (sunrise), pantai Weri merupakan lokasi yang tepat karena menghadap ke timur.
#4. Pantai Kaliwuru, Larantuka
Pantai ini berada di desa Kawaliwu, kecamatan Lewolema. Jaraknya sekitar 20 km dari pusat kota Larantuka. Panorama di pantai Kawaliwu tergolong biasa saja. Di salah satu sudut pantai dihiasi batu-batu besar sementara di bagian lain dihiasi pasir hitam dan kerikil-kerikil kecil yang menghampar luas. Berbeda dengan pantai Weri yang menghadap ke timur, pantai Kawaliwu menghadap ke barat sehingga cocok untuk melihat panorama matahari terbenam (sunset).
Pantai Kawaliwu dengan batu-batu berserakan yang membuatnya semakin eksotis Selain hamparan kerikil dan batu-batu besar, ada satu keunikan yang membuat pantai Kawaliwu jadi istimewa. Tak lain adalah adanya sumber air panas di pinggir pantai. Dengan menggali lubang di antara kerikil-kerikil di tepi pantai, maka akan keluar mata air panas yang mengandung belerang.
Rabu, 09 November 2016
LARANTUKA,FLORES TIMUR
Kabupaten flores timur merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Nusa tenggara Timur yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu tujuan wisata alternatif yakni wisata spiritual. Daya tarik wisata spiritual yang ada di daerah ini yakni di Kota Larantuka. Kota ini memang sudah dikenal sebagai kota tempat para peziarah khususnya bagi umat Kristiani karena memiliki potensi dan keunikan yang merupakan kekhasan dari tempat ini dan menurut kebanyakan orang yang sudah pernah kesana menilai bahwa kota ini lebih cocok sebagai tempat peristirahatan, menghabiskan masa tua, menyepi dari hingar-bingar kegemerlapan dunia modern.
Kegiatan spiritual yang ada yaitu perayaan paskah atau yang di daerah setempat dikenal dengan nama semana sancta atau yang dalam tradisi gereja katolik disebut Pekan Suci. Kegiatan ini sudah berlangsung selama ratusan tahun dan pada kenyataannya kegiatan yang biasanya berlangsung sekali setahun yaitu pada bulan april mampu mendatangkan sekitar ribuan peziarah. Para ziarah yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya dari sekitar wilayah Nusa Tenggara Timur saja namun ada juga dari Luar wilayah NTT dan bahkan adapula sebagaian peziarah yang datang dari luar negeri.
Selain kegiatan wisata spiritual yang ada, kota Larantuka sendiri juga memiliki berbagai potensi keindahan alam dan budaya yang wajib untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata lain guna menunjang kegiatan wisata spiritual itu sendiri yang diharapkan mampu mewujudkan implementasi dari kegiatan pariwisata yaitu dapat mendatangkan devisa dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.Beranjak dari adanya perkembangan dan peningkatan permintaan (demand) terhadap wisata spiritual di Kabupaten Flores Timur, di satu sisi, dan adanya potensi yang dimiliki di kota Larantuka di sisi lain (supply), maka ini merupakan peluang bagi pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk mengembangkan daya tarik wisata spiritual Kota Larantuka.
Potensi Kota Larantuka
Kota Larantuka Kabupaten Flores Timur selain terkenal dengan ritual keagamaannya yaitu Semana Sancta namun juga terdapat berbagai potensi baik itu potensi fisik maupun potensi non fisik. Potensi-potensi ini yang nantinya diharapkan sebagai daya tarik wisata pendukung dan juga sebagai ajang promosi kepada wisatawan yang datang mengikuti ritual keagamaan bahwa di daerah ini masih terdapat berbagai potensi yang patut untuk dinikmati.
- Potensi Fisik
- Keindahan Alam
Panorama Kota Larantuka

Langganan:
Komentar (Atom)





















